Asprindo Bersama PT BEI Ajak Perusahaan di Indonesia Melantai di Bursa Jakarta

Jakarta – Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo) bekerja sama dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) akan menggelar Webinar: “Go Big with Go Public” pada 9 September mendatang.

“Acara ini ditujukan untuk perusahaan- perusahaan dari berbagai daerah di seluruh Indonesia yang bertujuan untuk mendukung serta mendorong perusahaan di Indonesia untuk lebih maju dan berkembang dengan cara memperoleh pendanaan melalui pasar modal,” ujar Ketua Umum Asprindo, Jose Rizal, Ahad (6/9).

Kata Jose, kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk seminar dengan pembicara Ketua Dewan Penasehat Asprindo, Sandiaga Salahuddin Uno, Executive Vice President PT Bursa Efek Indonesia Saptono Adi Junarso, Senior Vice President PT Erdikha Elit Sekuritas Toto Sosiawanto dan Manager PT Erdikha Elit Sekuritas Halashon Tambunan, serta Kustodian Sentral Efek Indonesia. Ketua Umum Asprindo juga menyatakan acara ini merupakan upaya Asprindo mendukung perusahaan-perusahaan di Indonesia termasuk juga perusahaan UMKM untuk dapat memanfaatkan pasar modal sebagai wahana untuk mendapatkan pendanaan dan manfaat Go Public lainnya.

“Dengan adanya acara ini, kami harap dapat meningkatkan awareness mengenai manfaat Go Public sebagai alternatif pendanaan perusahaan di Indonesia, termasuk juga bagi perusahaan-perusahaan dengan aset skala kecil dan menengah,” imbuhnya.

Selain itu terang dia, acara ini juga sangat bermanfaat untuk memberikan informasi kepada perusahaan mengenai proses dan persyaratan untuk dapat melantai di Bursa. Perlu diketahui bahwa perusahaan dengan aset skala kecil (aset sampai dengan Rp.50 M) dan menengah (Aset diatas Rp. 50 sampai dengan Rp. 250 M) juga dapat melantai di Bursa dan meraih pendanaan melalui pasar modal. “Sehingga dengan demikian Bursa Efek tidak hanya bermanfaat bagi perusahaan dengan aset skala besar saja,” jelasnya.

Dia menuturkan bahwa beberapa manfaat yang dapat diperoleh perusahaan dari Go Public di antaranya adalah insentif pajak, peningkatan citra perusahaan, peningkatan nilai perusahaan, pendanaan tanpa batas, menjaga keharmonisan keluarga pemilik dan berbagai manfaat lainnya. “Diharapkan pasar modal dapat selalu mendukung pelaku usaha dalam rangka pengembangan usahanya, antara lain dengan mendorong perusahaan untuk melakukan IPO,” tambahnya. Karena pada akhirnya jelas dia, manfaat yang dapat dirasakan dari percepatan pertumbuhan perusahaan melalui IPO akan dirasakan oleh para stakeholder dari perusahaan dan dapat mendukung pertumbuhan perekonomian nasional.

Asprindo berharap, setelah mengikuti acara hari ini, para pengusaha di Indonesia dapat menetapkan hati untuk mempersiapkan diri menjadi bagian dari capital market ekosistem dengan melakukan IPO dan menjadi perusahaan tercatat. “Timing yang tepat merupakan salah satu kunci kesuksesan IPO dan timing yang tepat bisa datang dan pergi dengan begitu cepatnya, saat ini adalah waktu yang paling tepat untuk melakukan persiapan IPO, hingga ketika timing yang tepat datang, perusahaan dapat dengan segera memanfaatkan waktu tersebut untuk mendapatkan valuasi yang optimal,” pungkasnya. (Red)

Tags:

KOMENTAR

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>