Asprindo Kerja Sama Dengan 3 Perusda Untuk Pemasaran Hasil Pertanian(Hortikultura)

ASPRINDO  – JAKARTA, Direktur Pengolahan dan Pemasaran hasil hortikultura Direktorat jenderal hortikultura Kementerian Pertanian RI Bpk Ir Yasid Taufik, MM dan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (ASPRINDO) H. Jose Rizal telah menandatangani nota kesepahaman (MOU) kerja sama strategis pada Senin (30/07/2018) pukul 10.00 di kantor Dirjen Hortikultura. dengan 3 Perusda (Perusahaan Daerah) Provinsi Jatim Diwakili Oleh Bpk Muchibudin Direktur utama PT Puspa Agro,Jabar diwakili oleh Bpk Kurnia Fajar CEO PT Agro Jabar dan Jateng diwakili oleh Bpk Agung Rochmadi,ST,MM Direktur PT Citra Mandiri . Acara Kerja sama itu untuk mengembangkan berbagai peluang bisnis bersama, khususnya pengembangan pemasaran komoditi hortikultura .

Penandatanganan ini menjadi sebagai landasan awal sebagai payung besar untuk pengembangan bisnis yang sinergi antara Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (ASPRINDO) dan Perusda 3 Provinsi besar Jatim, Jabar dan Jateng yang saling menguntungkan dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki oleh masing-masing daerah, ujar kata Jose ketua umum Asprindo.

Melalui MOU ini ASPRINDO dan Perusda di 3 provinsi tersebut akan turut serta melaksanakan pembangunan ekonomi masyarakat, terutama dapat melibatkan para petani di daerah masing2. Bersama dengan Perusda, ASPRINDO sepakat untuk melakukan kerjasama strategis melalui berbagai program yang memadukan berbagai potensi yang dimiliki ASPRINDO untuk pelaksanaan pembangunan ekonomi di wilayah Jatim, Jateng dan Jabar dengan lebih baik melalui pengembangan bisnis pemasaran komoditi hortikultura, Demikian kata Direktur PPHH Bpk Yasid Taufik.

Komoditi hortikultura yang terdiri dari tanaman buah-buahan dan sayuran, merupakan komoditi yang sangat prospektif untuk dikembangkan mengingat potensi sumberdaya manusia, ketersediaan lahan ,teknologi, serta potensi serapan pasar yang cukup baik. Holtikultura merupakan salah satu komoditas pertanian potensial yang dapat dikembangkan sebagai sumber pendapatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat maupun untuk meningkatkan sumber devisa negara tegas Jose.

Ketua umum Asprindo Jose Rizal saat ketemu awak media mengatakan Untuk meningkatkan pangsa ekspor non migas dalam memasuki pasar global maka komoditas hortikultura mempunyai peluang sebagai salah satu andalannya.

Perubahan lingkungan strategis dalam perekonomiaan secara umum, khususnya sektor pertanian turut mempengaruhi dinamika pasar produk hortikultura. Hal tersebut bisa dilihat dari implikasi liberalisasi perdagangan dan integrasi pasar, yang mendorong pertumbuhan pasar modern menjadi semakin pesat, selain pasar tradisional. Tingkat penetrasi pasar telah sampai ke pelosok pedesaan dan arus lalu lintas produk hortikultura baik antar wilayah dalam negeri maupun ekspor impor menjadi semakin terbuka.

Berkembangnya pertambahan penduduk menyebabkan banyaknya permintaan komoditas pertanian termasuk produk holtikultura. Petani harus mengetahui arus informasi dan pemasaran agar produk holtikultura yang disalurkan dipasaran mendapat nilai yang ekonomis dan efisien yang dapat meminimalkan biaya pengeluaran bagi petani itu sendiri.

Untuk itu ASPRINDO dan Perusda di 3 provinsi tersebut dengan difasilitasi oleh Direktur pengolahan dan pemasaran hasil hortikultura Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian RI Bpk Yasid Taufik sangat berharap untuk kerjasama ini dalam pengembangan pemasaran komoditas hortikultura dapat terlaksana.

mewakili Ke tiga perusda jabar, jatim, jateng juga mengatakan siap melaksanakan kerja sama dengan Asprindo, untuk pemasaran hasil produc pertanian, lahan pertanian untuk dikerjasamakan dan potensi lainnya yang bisa dikembangkan bersama? dengan Asprindo.(Tim Humas media Asprindo)

Tags:

KOMENTAR

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>